
Michael Bambang Hartono, 83 tahun, dikenal sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia. Saban tahun masuk daftar orang paling tajir.
Oei Hwie Siang pemilik Grup Jarum dan BCA. Meski super kaya, Hwie Siang masih senang makan di pinggir jalan. Membeli makanan yang dijajakan pedagang kaki lima.
Di media sosial beredar foto Hwie Siang sedang makan di warung pinggir jalan. Di Semarang.
"Pak Hwie Siang sedang makan tahu pong kesukaannya di warung pinggir jalan di Semarang," tulis Herry Tjahjono.
"Orang kaya sejati melakukan segala sesuatu untuk esensi, bukan sensasi. Dia makan untuk menikmati rasa, bukan mengunyah gengsi," pendapat Herry Tjahjono.
Begitu banyak komentar yang memuji kesederhanaan Michael Bambang Hartono. Orang kaya, super kaya, tapi seleranya seperti orang kebanyakan. "Orang kaya beneran memang gak pamer gengsi," kata warganet.
Marore Hetty mengaku pernah menikmati kebaikan bos besar itu di Semarang. Dia mengalirkan air bersih ke beberapa langsung dari rumahnya yang kebetulan terletak di paling ujung dan paling tinggi.
"Jadi, ratusan kelurga hidup dari air yang beliau alirkan, tanpa minta bayar!!! Bedakan dengan air dari PAM yang tidak gratis. Hal ini sudah beliau lakukan dari generasi ke generasi," kata Marore.
Saya pernah wawancara empat mata dengan Michael Bambang Hartono di Surabaya. Saat kejuaraan taichi di Pantai Kenjeran. Hwie Siang ketua pengurus pusat taiji yang membuka kejuaraan.
Orangnya memang sederhana. Tidak kelihatan kalau orang kaya tujuh turunan. Dia makan soto ayam dari PKL Kenjeran dengan lahap. Lalu bicara tentang kegemarannya berolahraga taichi.
"Taichi itu bagus untuk kesehatan, mengontrol emosi," katanya.
Hwie Siang juga atlet bridge tingkat nasional. Bahkan ikut Asian Games di Jakarta sebagai atlet tertua.
"Saya main bridge supaya tidak cepat pikun," katanya.